Jawaban Prof. Rina #tanyacalonrektor Bag. 1

Q. Andina Rahayu: Sikap apa yang akan dilakukan untuk program D3 Unpad ? apa akan dihapuskan atau dibuka program D4

A. Program diploma akan tetap dibuka dengan arah dan target lulusannya harus bersertifikasi keterampilan dan keahlian tertentu. Perbanyakan mahasiswa magang selama mengikuti pendidikan diploma menjadi salah satu penciri program diploma. Bidang keahlian yang dibuka dan ditawarkan kepada masyarakat tentu akan dipilih harus sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini dan ke depan.

Q. Mohamad Noor Rizal: Apa yang belum tercapai di program kerja rector sebelumnya dan apa yang akan anda lakukan jika terpilih?

A. Program yang belum tercapai optimal adalah peningkatan mutu SDM tenaga kependidikan dan jumlah dosen lektor kepala dan guru besar. Program lain yang harus dioptimalkan adalah realisasi kerjasama pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat dari semua fakultas baik dengan Jawa barat, Nasional dan Internasional. Tentu yang akan dilakukan untuk meningkatkan mutu SDM tenaga kependidikan melalui training disesuaikan dengan grade mereka mulai training skill, manajemen dan leadership. Peningkatan jumlah lektor kepala dan guru besar lewat program peningkatan produktivitas penelitian melalui pengikutsertaan dalam skeme hibah penelitian yang sebenarnya cukup banyak dan mudah di akses. Peningkatan realisasi kerjasama dengan mendorong para dekan dan REktorat aktif melakukannya dengan menawarkan keunggulan bidang keilmuan dan kemampuan SDM Unpad mampu melakukan realisasi kerjasama itu

Q. Surya Rianto: Menurut para calon, alur birokrasi, transparansi, dan komunikasi Unpad saat ini seperti apa?

A. Saat ini sudah ada SOP yang mengatur alur mekanisme dan administrasi apakah kegiatan pembelajaran, kemahasiswaan, kepegawaian, keuangan dan lainnya. Sayangnya tidak semua pegawai dan mahasiswa konsisten paham dan menerapkannya. Itu sebabnya motivasi dan training SDM pegawai harus diperbanyak dan sosialisasi dan sistem komunikasi dikenalkan misal saat mahasiswa baru masuk diberikan pemahaman tentang SOP yang penting terkait kemahasiwaan selain tentu akan di upload di web unpad atau diemailkan ke para mhs. Transparansi dan akuntabilitas keuangan sudah dibangun sejak 3 tahun lalu, dan di audit dan dinilai oleh BPK, Irjen dan auditor independen Kantor Akuntan Publik. Alhamdulillah 3 tahun ini penilaian laporan penyeenggaraan keuangan Unpad dinilai Wajar Tanpa Pengecualian.

Q. Mang Koko: Menurut Ayah/Bunda Mahasiswa itu konsumen atau pemilik saham atau pemangku kepentingan?

A. Mahasiswa adalah peserta didik sekaligus representasi masyarakat. Adapun masyarakat adalah pemangku kepentingan (stake holders) yang membutuhkan hadirnya Unpad sebagai penyelenggara  pendidikan tinggi berkualitas dan berharap terwujudnya  Unpad sebagai PTN berkualitas dan unggul.  Rektor harus memperhatikan tuntutan masyarakat tersebut apalagi jelas lulusan yang berkualitas dan berdaya saing  otomatis meningkatkan nilai diri (value) lulusan di dalam jangka panjang dan turut berkontribusi pada pembangunan negeri ini.