Jawaban Prof. Denny #tanyacalonrektor Bag. 2

Q. Muhammad Ridwan: “Saya adalah mahasiswa. Menurut Bapak/Ibu, Rektor yang dekat dengan mahasiswa itu adalah yang seperti apa?” https://twitter.com/MuhRidwanD/status/556285116469612546

A. Rektor yang dekat dengan mahasiswa adalah rektor yang mau mendengar masalah yang dihadapi mahasiswa dan mau mencarikan solusi pemecahan masalahnya.  Cara dekat dengan mahasiswa dengan era IT sekarang tidak harus secara fisik ketemu.  Saya akan buat grup WA antara Rektor dengan perwakilan mahasiswa atau BEM, sehingga rektor bisa secara cepat berhubungan dengan mahasiswa.

Q. Muhammad Faizal D: “Bagaimana langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan birokrasi baik di tingkat dekanat maupun di tingkat rektorat?” https://twitter.com/faizaldwi/status/556433970313695232

Meningkatkan kualitas layanan birokrasi bisa dilakukan dengan dengan pelatihan SDM supaya lebih profesional dan pembuatan sistim pelayanan berdasar ICT, sehingga sebagai rektor bisa secara cepat melihat kinerja dari para pembantunya.

Q. Naufan Rizqullah:
1. “Apakah penting menurut Bapak/Ibu untuk mensosialisasikan setiap kebijakan kampus ke depan kepada mahasiswa?” https://twitter.com/naufanelreal/status/556760880075923456
2. “Bagaimana tanggapan Bapak/Ibu sekalian tentang posisi MWA unsur mahasiswa?” https://twitter.com/naufanelreal/status/556761276651540480
3. “Apakah Bapak Ibu sekalian siap untuk tidak ‘berjarak’ dengan mahasiswa? minimal mengadakan forum rutin dengan mahasiswa” https://twitter.com/naufanelreal/status/556761884817235968

A. 1. Kebijakan yang dirasa berhubungan dengan mahasiswa perlu disosialisasikan kepada mahasiswa terutama melaui web unpad.  Web Unpad harus dibuat semenarik mungkin supaya banyak dikunjungi oleh civitas academica Unpad.

2. Posisi MWA unsur mahasiswa harus menunggu SOTK dan Statuta PTN BH selesai, sehingga kita bisa melihat posisi dari mahasiswa seperti apa.

3. Komunikasi dengan mahasiswa bisa dilakukan melalui jejaring sosial seperti WhatsApp dan apabila memungkinkan dan dirasa diperlukan bisa dilakukan pertemuan.  Yang penting masalah yang mahasiswa punya bisa tersampaikan secara cepat kepada rektor.

Q. Irvan: “Akankah ada penghargaan berupa konversi nilai matkul terkait bagi mahasiswa yang berhasil masuk Pimnas dalam ajang PKM? Begitu juga dengan PHBD Dikti yang cukup meningkatkan IKK fakultas dan universitas. Universitas besar seperti ITS, IPB dan UB menerapkan hal yang sama dan berhasil juara. Terima kasih.” https://twitter.com/rvn_irvan/status/556768716512169985

A. Saya sependapat dengan anda bahwa prestasi mahasiswa yang membawa nama universitas pantas mendapatkan reward/penghargaan dari Universitas.  Diperlukan suatu SOP atau aturan yang jelas tentang bentuk bentuk penghargaan seperti apa untuk berbagai klasifikasi prestasi mahasiswa.  Salah satu bentuk penghargaan adalah konversi nilai.  Akan dibuat berbagai aturan bentuk reward misalnya mahasiswa memenangkan perlombaan level dunia, regional dan nasional.

Q. Mursalin: “Target utama (pencapaian) bapak/ibu calon rektor nanti ketika jadi rektor apa untuk Unpad?”

A. Tema saya jadi rektor adalah Entreprenership university, yaitu menjadikan alumni Unpad bukan saja sebagai pencari kerja tetapi menjadi pencipta lapangan kerja.  Peningkatan rangking universitas baik versi webometric, Q stars dan THES juga akan diperbaiki dengan berbagai program yang sudah saya tulis di program kerja saya.

Q. Febri: “Bagaimana agar menjamin bahwa para tenaga kependidikan dan dosen bekerja tidak hanya sekedar ‘menitipkan perut’? Dengan sistem pembayaran yang ‘dikomuniskan’ = sama rata sama rasa, bagaimana hak dan kewajiban dipenuhi? Karena Unpad menjual jasa pendidikan, apa tips dan trik dalam peningkatan pelayanan terhadap mahasiswa?

Dalam PTN BH ini Unpad berhak mengangkat dan memberhentikan baik dosen maupun tenaga kependidikan.  Kita akan coba lakukan berbagai pelatihan dengan tujuan untuk meningkatkan profesionalitas dosen dan tenaga akademik.  Pada era renumerasi ini akan kelihatan mana dosen atau tenaga kependidikan yang mempunyai kinerja baik dan mana yang tidak.
Standar pelayanan terhadap mahasiswa di semua fakultas harus sama dan saya akan buat standar layanan minimal seperti apa dan dengan berjalannya waktu standar layanan akan menjadi maksimal pada saat akhir jabatan rektor pada tahun 2019.